Jakarta - Twitter mengakuisisi TweetDeck dengan nilai US$40 juta (Rp344 miliar) dalam bentuk uang tunai dan saham. Seperti apa?
Meski kesepakatan akuisisi Twitter dan TweetDeck telah resmi, Twitter belum memberi keterangan terkait akuisisinya ini. Laporan akuisisi ini bersumber dari seorang dalam yang menolak diungkap identitasnya.
“Kami belum akan mengomentari hal ini,” tulis PR Twitter di blog mikro itu.
Sementara itu seperti dikutip CNN, investor utama TweetDeck, Betaworks, juga belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar.
TweetDeck berpusat di London, Inggris. TweetDeck yang hanya memiliki 15 karyawan ini diincar banyak perusahaan. Sebelumnya, pemilik UberSocial, Ubermedia, kabarnya menawar TweetDeck seharga US$30 juta (Rp258 miliar).
Namun, kabarnya Twitter berupaya menggagalkan upaya perusahaan lain untuk mengakuisisi TweetDeck dengan membayar lebih mahal. Twitter berupaya keras menggagalkan aksi Ubermedia yang dikenal melalui UberSocial, Echofon dan Twidroyd ini karena dinilai berpotensi mengalahkan Twitter. [mor]

No comments:
Post a Comment