Jakarta - Apple mengapalkan 16,9 juta iPhone pada triwulan pertama 2011. Sayangnya, smartphone Android mengapalkan lebih banyak perangkat, yakni 36,2 juta.
Peningkatan tajam pencapaian Android seperti data Gartner itu menunjukkan, kepemimpinan Apple mengalami penurunan. Jika sejarah bisa dijadikan indikasi, Apple akan menurunkan harga iPhone 4 setelah iPhone 5 meluncur tahun ini, ungkap VP Gaartner Carolina Milanesi.
“Apple terus mengurangi harga perangkat generasi sebelumnya saat perangkat baru dirilis. Nampaknya hal serupa akan terjadi dalam waktu dekat ini,” ujar Milanesi. Semuanya tergantung pada peningkatan iPhone 5 seberapa besar potongan pada iPhone 4, lanjutnya.
Meski begitu, Apple harus lebih banyak bertindak agar tak kewalahan oleh pertumbuhan Android yang mengejutkan yakni meningkat 36% dari tahun ke tahun di kuartal akhit Maret. Sebaliknya menurut Gartner, pengapalan iPhone Apple ‘hanya’ tumbuh 16,8% di periode sama.
Awal bulan ini, Google mengatakan, terdapat lebih dari 400 ribu handset Android diaktifkan tiap hari dengan lebih dari 100 juta perangkat berbasis platform mobile Google aktif. Selain itu, Android Market juga berkembang pesat. Lebih dari 200 ribu aplikasi gratis dan berbayar tersedia di Android Market pada 10 Mei. Lebih dari 4,5 miliar aplikasi sudah diinstal pada handset Android di seluruh dunia.
Salah satu isu besar yang muncul adalah, transisi industri nirkabel ke LTE. Menurut firma Piper Jaffray, modem LTE saat ini mengkonsumsi terlalu banyak daya untuk memenuhi baterai Apple. “Karenanya teknologi ini tak mungkin muncul di iPhone berikutnya,” kata analis Gene Munster Andrew Murphy.
Namun, Apple tak terdesak topik yang muncul di konferensi investor perusahaan itu bulan lalu. “Generasi pertama chipset LTE mengganggu banyak handset, dan kami tak ingin hal itu terjadi,” kata CEO Apple Tim Cook.
Penundaan peluncuran iPhone 5 Apple memberi kesempatan pada pembuat handset Android mendapat keuntungan jangka pendek dari pangsa pasar Apple. Piper Jaffray berharap, 16 juta iPhone terjual di kuartal akhir Juni. Piper Jaffray yakin, Apple tak akan mengapalkan generasi kelima iPhone hingga akhir September.
Awal pekan ini, Gartner mencatat, sebanyak 13 juta unit masuk pasar handset global pada April. “Jumlah berlebih ini merupakan respon pada gempa bumi dan tsunami Jepang, yang menyebabkan kepanikan awal atas kekurangan pasokan,” kata Milanesi. Namun, yang terjadi di Jepang tampaknya tak mempengaruhi Apple.
Piper Jaffray mengira, isu-isu pasokan itu mungkin mempengaruhi hardware iPhone 5 Apple. Di sisi lain, analis menambahkan, “Kami tak punya wawasan nyata apa yang menyebabkan penurunan ini”. [mdr]

No comments:
Post a Comment