Perang Dunia II merupakan konflik global yang melibatkan beberapa negara super power di dunia. Bahkan hak asasi manusia dan hukum yang berlaku secara internasional dan regional pun dilanggar, berbagai bentuk kejahatan, penyiksaan, pembunuhan, pemerkosaan, kerja paksa dan sebagainya banyak terjadi di berbagai wilayah yang dilanda konflik. Bahkan ada kegiatan yang melanggar hak asasi manusia dan tidak beradab dilakukan secara rahasia. Sebuah kegiatan paramiliter yang hanya diketahui oleh kalangan tertentu dan dirahasiakan dari publik pun banyak terjadi, dan menjadi misteri.
Namun selain operasi rahasia militer dan non-militer yang menjadikan perang global ini menarik adalah fenomena cahaya di langit. Fenomena itu terjadi bahkan di saat berlangsungnya perang senjata, dan kedua belah pihak yang berkonflik pun sama-sama tidak menyadari dan mengerti fenomena cahaya itu dapat terjadi:
1. Foo Fighters atau Kraut Fireballs
Pihak militer kemudian mencoba meneliti dan menganggap serius fenomena foo fighter yang terjadi, mereka beranggapan seandainya itu adalah senjata rahasia yang dimiliki dan digunakan oleh pihak Nazi Jerman ataupun Jepang. Namun di pihak Jerman dan Jepang pun berpikir hal yang sama mengenai fenomena cahaya tersebut. Hingga akhirnya kedua belah pihak yang berkonflik menganggap cahaya tersebut adalah UFO (Benda Terbang Asing), dan mereka turut berperan dalam peperangan global saat itu. Fenomena ini kemudian diteliti secara serius oleh para ilmuwan besar seperti David Griggs, Luis Alvarez dan H.P. Robertson. Namun fenomena tersebut tidak pernah dijelaskan secara resmi baik oleh pihak intelejen militer maupun dari para akademisi.
2. Kuburan Massal Malbork
Malbork adalah sebuah Kota yang terletak di sebelah utara Polandia. Selama Perang Dunia II wilayah Marlbork masuk ke dalam administrasi Prusia, Jerman Barat. Pada Januari 2009 lalu, di wilayah ini pula ditemukan sebuah kuburan massal. Di dalam galian tanah tersebut ditemukan sebanyak lebih dari 1800 kerangka dan bagian tubuh manusia lainnya. Kerangka itu pertama kali ditemukan oleh seorang petugas bangunan, karena penasaran maka dilakukanlah penggalian yang lebih dalam, maka ditemukanlah beberapa kerangka lainnya hingga akhirnya dikeluarkan sebuah simpulan bahwa mereka adalah korban dari pembantaian. Para arkelog, ilmuwan dan sejarawan yang mempelajari situs tersebut menyatakan bahwa kerangka-kerangka tersebut merupakan penduduk Jerman yang berada di Kota Marlbork yang dibantai oleh Russia pada 1945. Di saat peperangan antara Rusia (pihak Sekutu) dengan Nazi Jerman, banyak penduduk Jerman yang mengalami tindakan kekerasan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh militer Rusia.
3. Harta Karun Rommel
Erwin Rommel mungkin salah satu perwira Panglima Perang tentara Jerman yang paling popular selama Perang Dunia I dan II. Pada 1944, saat itu pasukan Sekutu bergerak mendekati keberadaan Rommel, ia kemudian memerintahkan pasukan Ssnya untuk segera menimbun harta karun Jerman dengan enam peti amunisi yang terbuat dari besi. Dikabarkan peti-peti tersebut berisikan batu berharga, seperti emas dan perak. Diyakini peti tersebut berada di bawah permukaan air, satu lokasi yang dicurigai adalah pesisir timur Kepulauan Mediterania Corsica. Sebuah ekspedisi dilakukan pada 2007 untuk menemukan harta karun tersebut, berbekal foto yang di dalamnya terdapat kode mengenai keberadaan harta karun tersebut. Walaupun para pencari yakin bahwa mereka mendekati dan hampir menemukan harta karun Rommel tersebut, namun hingga saat ini belum ada lapor yang mengabarkan penemuan harta karun tersebut.
4. Pertempuran Los Angeles\
Sebuah artileri milik Brigade Pesisir 37 kemudian mulai menembakan rudal/misil anti udara seberat 12,8 pon ke arah benda tak dikenal tersebut. Akibatnya dikabarkan, tiga warga sipil tewas dan gedung-gedung pun rusak, dan Kota Los Angeles pun menjadi sebuah medan pertempuran besar. Pihak militer Amerika mengira benda yang melayang di langit Los Angeles adalah sebuah ancaman dari pihak militer Jepang. Tak lama kemudian mereka menyadari bahwa benda asing tersebut hanyalah benda imajiner, dan ada dugaan bahwa fenomena tersebut adalah upaya gangguan secara psikologi yang dilancarkan oleh pihak Jepang. Atau bahkan bisa saja benda tersebut hanyalah balon cuaca yang nyasar, benda tersebut masih belum diketahui secara pasti dan tetap menjadi misteri.
5. Tempat Kematian Amelia Earhart
Walaupun tidak berkaitan langsung dengan peperangang, hilangnya Amelia Earhart merupakan sebuah kisah yang popular selama era Perang Dunia II. Amelia yang dikenal sebagai pilot perempuan pertama, dan tercatat telah banyak melakukan penerbangan internasional. Namun ia dinyatakan hilang secara misterius pada 1937, saat itu melakukan sebuah penerbangan yang melintasi Samudera Pasifik namun tidak pernah tiba di tempat yang ditujunya. Beberapa pihak menduga ia dan pesawatnya jatuh di sekitar Nikumororo, yang dulunya bernama Pulau Gardner –bagian dari Pulau Phoenix, Kiribati, sebelah barat Samudera Pasifik. Merupakan area terpencil namun memiliki laguna yang luas. Meskipun demikian penyebab kematian dan tempat ditemukan bangkai serta jenazahnya masih menjadi misteri.
Pada tahun 2007, sebuah kelompok internasional, Historic Aircraft Recovery, melakukan sebuah penelitian dan melakukan sebuah penggalian di wilayah Nikumaro. Hasilnya, banyakbenda yang ditemukan, namun yang paling menarik adalah ditemukannya sebuah resleting. Para penemu mengklaim bahwa resleting tersebut berasal dari Amerika jaman 1930’an dan hanya terdapat dalam pakaian perempuan saja. Sehingga diduga resleting tersebut milik Amelia. maka diduga pula bahwa ia jatuh dan terdampar di pulau sekitar Nikumororo.
Namun beberapa pihak menyatakan bahwa Amelia tertangkap pihak Militer Jepang, ia ditawan dan dieksekusi di Kepulauan Saipan. Hal ini berawal dari penemuan para prajurit Amerika yang menemukan bukti-bukti keberadaan Amelia, saat mereka bertempur di Kepulauan Saipan
Sumber: listzblog.com,uniknya.com





No comments:
Post a Comment